<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PasirPantai.com &#187; Bali &amp; NTB</title>
	<atom:link href="http://www.pasirpantai.com/category/balintb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pasirpantai.com</link>
	<description>Tempat Berbagi Informasi Pantai di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Jan 2010 04:48:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Andai Pulau Rote ada di Dekat Bali</title>
		<link>http://www.pasirpantai.com/balintb/nusa-tenggara/andai-pulau-rote-ada-di-dekat-bali/</link>
		<comments>http://www.pasirpantai.com/balintb/nusa-tenggara/andai-pulau-rote-ada-di-dekat-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 12:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PasirPantai.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nusa Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[pulau rote]]></category>
		<category><![CDATA[pulau rote indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pasirpantai.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[
Kapal feri cepat lepas jangkar dari Pelabuhan Tenau Kupang pukul 09.00 Wita. Namun baru sekitar 45 menit berlayar, di sekitar perairan Pulau Semau, kapal diguncang pusaran arus kuat yang berputar-putar seperti puting beliung.
Pusaran itu terjadi karena pertemuan arus laut Samudera Hindia, Laut Timor dan Laut Sawu. Itulah arus Pukuafu, arus laut yang sudah menelan banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 1px solid black;" title="pantai di pulau rote" src="http://i380.photobucket.com/albums/oo250/arifbolang/rote2.jpg" alt="pantai pulau rote" width="438" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Kapal feri cepat lepas jangkar dari Pelabuhan Tenau Kupang pukul 09.00 Wita. Namun baru sekitar 45 menit berlayar, di sekitar perairan Pulau Semau, kapal diguncang pusaran arus kuat yang berputar-putar seperti puting beliung.</p>
<p>Pusaran itu terjadi karena pertemuan arus laut Samudera Hindia, Laut Timor dan Laut Sawu. Itulah arus Pukuafu, arus laut yang sudah menelan banyak korban jiwa dan harta benda. Tiga tahun silam, sebuah kapal feri dihempas Pukuafu, ratusan penumpang dan muatannya tumpah ke dasar laut.</p>
<p>Meskipun Pukuafu sering membuat penumpang kapal feri menahan napas, bagi mereka yang suka berpetualang, diguncang pusaran arus laut menjadi tantangan nan mengasyikan. Apalagi setelah lepas guncangan pusaran Pukuafu, mereka segera disuguhi pesona pantai Pulau Semau yang teramat elok. Pantai Semau merupakan pantai berkarang terjal di bagian utara dan selatan. Terdapat pula atol, pulau karang yang berlatar hutan bakau yang menghijau di bagian timur Rote.</p>
<p>Pelayaran lebih santai ketika menyusuri Pantai Baru di mana terdapat pelabuhan penyeberangan, namun kapal feri cepat tidak berlabuh di Pantai Baru. Setelah satu setengah jam berlayar menembus arus Pukuafu yang ganas, lalu menyusuri pulau-pulau indah di wilayah paling selatan Indonesia itu, kapal feri akan merapat di Dermaga Ba’a, ibukota Kabupaten Rote Ndao.</p>
<p><img class="aligncenter" style="border: 1px solid black;" title="sunset di pulau rote" src="http://i916.photobucket.com/albums/ad7/viryacarvalho/Gambar%20Buat%20Blog/rote-010a.jpg" alt="" width="450" height="400" /></p>
<p style="text-align: center;">Sepanjang pantai Ba’a, hutan bakau terbentang bagaikan sabuk hijau yang memanjang, menutupi pulau bertanah kapur itu. Di bagian tertentu, sabuk hijau itu berselang-seling dengan pantai berpasir putih dan bukit-bukit kecil menyerupai pulau mini yang menjorok ke laut. Atol-atol berserakan di sana-sini.</p>
<p>Atol-atol itu, seperti nyaris terputus dihantam gelombang. Hantaman ombak membuat atol-atol menjadi seperti payung, tampak cantik, apalagi ketika ombak-ombak itu membentuk buih putih di sekitarnya. Di bagian kiri Dermaga Ba’a, ada pantai yang mendangkal karena proses sedimentasi yang terjadi selama ratusan tahun. Pantai itu ditumbuhi anakan bakau.</p>
<p>Sementara di bagian kanan, tampak Kota Ba’a dengan kawasan pertokoan yang membelakangi laut. Nun jauh di sana  tampak Batu Termanu, pantai sekaligus bukit kecil yang membentuk tanjung yang kabarnya menyimpan misteri tentang kekuatan Pulau Rote.</p>
<p>Dari Batu Termanu Pulau Rote terlihat sangat memesona. Di sisi kiri bukit Termanu dengan pantai berpasir coklat, ada penginapan cukup mewah. Dari sisi ini, pelancong bisa menyaksikan matahari tenggelam utuh tanpa penghalang hingga ke kaki langit barat.</p>
<p>Ketua DPRD NTT, Ibrahim Agustinus Medah, yang juga putra Rote itu, amat suka menyaksikan &#8220;sun set&#8221; dari tempat ini. Ia yang berkunjung bersama rombongan yang mengunjungi Rote pekan lalu, selalu menyempatkan diri menyaksikan pesona mentari tenggelam dari Batu Termanu, setiap kali singgah di Rote.</p>
<p><strong>Kuta-nya Rote </strong></p>
<p>Selain Dalam Batu Terman, di tepian Rote Ndao juga ada pantai tersohor hingga ke mancanegara; Nembrala. Nembrala disebut-sebut sebagai Kuta-nya Pulau Rote, yang memiliki hamparan pasir putih sejauh mata memandang, ke timur maupun ke barat, bahkan di perkampungan yang ditumbuhi nyiur, pasir putih terus menghampar.</p>
<p>Pengunjung pasti akan dibuat berdecak kagum.  Sepanjang pantai kini juga telah terbangun hotel dan restoran, yang kebanyakan di didatangi wisatawan mancanegara dan hanya sedikit wisatawan domestik.</p>
<p>Rombongan DPRD NTT juga singgah di pasir putih di Nembrala itu. Mereka menyaksikan sejumlah turis asing yang tengah asyik berselancar. Tak jauh dari pantai sebuah kapal pesiar tengah lego jangkar dan para awaknya menikmati keindahan ombak yang bergulung-gulung.</p>
<p>Semakin ke timur, pesona pantai semakin menggoda. Bo’a namanya, pantai tempat para peselancar dunia biasa mengikuti lomba tingkat internasional.</p>
<p><img class="aligncenter" style="border: 1px solid black;" title="pantai pulau rote" src="http://i380.photobucket.com/albums/oo250/arifbolang/rote2.jpg" alt="pantai pulau rote" width="438" height="280" /></p>
<p style="text-align: justify;">Hanya sekitar dua tiga mil dari Pantai Bo’a, tampak Pulau Ndana, pulau yang semuanya berpasir tetapi hijau, tempat di mana satu peleton pasukan Marinir TNI Angkatan Laut mengawal bangsa dari arah selatan.</p>
<p>Selain pasir putih yang menggoda, di Pantai Bo’a juga ada atol. Di bukit inipun sudah ada orang &#8220;bule&#8221; membangun penginapan di tengah hutan dan jika tertarik, bisa menyeberang ke Pulau Ndana, di sana ada banyak rusa Timor yang dilindungi, sekaligus menjadi markas TNI AL mengawal bangsa.</p>
<p>Pengunjung juga bisa melanjutkan petualangan ke Oeseli, yang jaraknya hanya sekitar tiga kilometer dari Bo’a. Di sepanjang jalan menuju Oeseli itu, dijumpai banyak bukit karang yang ditumbuhi pohon kerdil, sehingga tampak seperti taman bonsai, hingga akhirnya menjumpai pantai Oeseli yang memiliki sebuah gerbang besar dari bukit batu cadas.</p>
<p>Bukit batu cadas itu, membentuk sebuah gerbang besar untuk mengintip wilayah selatan. Di seberang selatan Oeseli tampak Pulau Ndana yang segar menghijau. Pulau Ndana, adalah pulau paling selatan Indonesia, jaraknya hanya 70 mil dari gugusan Pulau Pasir, teritori Australia.</p>
<p>Di Oeseli, hutan batu karang yang berjejer di sepanjang pantai, kabarnya menjadi tempat kaum muda Rote menghabiskan akhir pekan atau mengisi masa liburan. &#8220;Di Rote banyak sekali tempat indah, sayang tempat-tempat ini jauh dari Bali,&#8221; kata anggota DPRD NTT dari Rote, Somy Pandie.</p>
<p>Pemandangan indah, tak hanya di Ba’a, Batu Termanu, Nembrala, Pantai Bo’a dan Oeseli, tetapi masih banyak tempat lain, baik di pantai selatan maupun utara.</p>
<p>Seorang warga Kota Kupang, Stef Taluta, menyatakan pantai indah itu adalah anugerah terpendam di pulau Rote. Jika Rote ini letaknya di dekat Bali, pasti turis asing akan saling berebut.</p>
<p style="text-align: justify;">sumber: Kompas.com</p>
<p style="text-align: justify;">foto foto: <a href="http://s522.photobucket.com/albums/w345/pumabee/" target="_self">pumabee</a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://www.pasirpantai.com/search/pulau+rote+indonesia/" title="pulau rote indonesia">pulau rote indonesia</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pulau+rote/" title="pulau rote">pulau rote</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/wisata+pulau+rote/" title="wisata pulau rote">wisata pulau rote</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+rote/" title="foto rote">foto rote</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/wisata+di+pulau+rote/" title="wisata di pulau rote">wisata di pulau rote</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+pemandangan+pulau+rote/" title="foto pemandangan pulau rote">foto pemandangan pulau rote</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+pulau+pulau+indah+yang+ada+di+indonesia/" title="Foto Pulau-pulau indah yang ada di indonesia">Foto Pulau-pulau indah yang ada di indonesia</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pulau+dekat+bali/" title="pulau dekat bali">pulau dekat bali</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/fotopemandangan+di+singkawang/" title="fotopemandangan di singkawang">fotopemandangan di singkawang</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+rote+ndao/" title="foto rote ndao">foto rote ndao</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.195 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pasirpantai.com/balintb/nusa-tenggara/andai-pulau-rote-ada-di-dekat-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Senggigi Lombok</title>
		<link>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/pantai-senggigi-lombok/</link>
		<comments>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/pantai-senggigi-lombok/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 04:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PasirPantai.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi pantai senggigi]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pantai senggigi]]></category>
		<category><![CDATA[pantai senggigi di lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pantai senggigi lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pantai sengigi lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pantai-pantai di lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[senggigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pasirpantai.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda pernah membayangkan tubuh Anda terbaring di pinggir pantai indonesia, di atas pasir putih yang indah, ditaburi pemandangan alam yang serba eksotis, serta dihujani cahaya mentari yang menghangatkan tubuh, maka tak salah jika Anda menyempatkan diri berekreasi dan ber wisata Pantai ke Senggigi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang terletak 12 kilometer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-sail-beach.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-93" style="border: 1px solid black;" title="senggigi sail beach" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-sail-beach-150x150.jpg" alt="senggigi sail beach" width="150" height="150" /></a>Jika Anda pernah membayangkan tubuh Anda terbaring di pinggir pantai indonesia, di atas pasir putih yang indah, ditaburi pemandangan alam yang serba eksotis, serta dihujani cahaya mentari yang menghangatkan tubuh, maka tak salah jika Anda menyempatkan diri berekreasi dan ber wisata Pantai ke Senggigi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang terletak 12 kilometer di sebelah barat laut Kota Mataram ini memang merupakan obyek wisata yang terkenal dengan keindahan dan kealamian pantainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kawasan wisata pantai andalan Propinsi Nusa Tenggara Barat, Senggigi masih relatif alami dan terjaga kebersihannya. Pantainya yang masih asri, debur ombaknya yang tak terlalu besar, dan keindahan pemandangan bawah lautnya, semakin menegaskan bahwa pantai yang membentang sekitar 10 kilometer ini merupakan tempat idaman bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk melupakan sejenak rutinitas keseharian dan suasana hiruk-pikuk kota.</p>
<p>Pantai Senggigi kini mulai dilirik oleh para wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, karena daerahnya yang relatif perawan dan juga informasi yang telah meluas mengenai keberadaannya. Dengan bertambahnya minat dan antusiasme wisatawan ke Pantai Senggigi, pemerintah daerah setempat dan perusahaan sewasta makin giat membangun dan membenahi segala prasarana, agar para wisatawan makin tertarik untuk mengunjungi pantai ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-senggigi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-94" style="border: 1px solid black;" title="pantai senggigi" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-senggigi.jpg" alt="pantai senggigi" width="500" height="333" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keistimewaan</strong><br />
Mengunjungi Senggigi di Pulau Lombok mungkin perlu dijadikan agenda wisata tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan dan kesejukan alam. Bayangkan saja, saat memasuki kawasan pantai, wisatawan dengan segera akan tersapu-lembut oleh semilir angin yang berhembus di sepanjang gugusan pantai di Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat ini. Suasana segar, nyaman, dan indah seolah menyapa wisatawan di awal kunjungannya. Saat telah berada di pinggir pantai, mata para wisatawan akan disuguhi oleh eksotisme pantai berlatar pesona ombak yang saling berkejaran, pasir putih yang menghampar, dan ribuan binatang kecil yang menyebar di hamparan pasirnya, serta lanskap Gunung Agung di pulau seberangnya (Pulau Bali).</p>
<p style="text-align: justify;">Senggigi memang menawarkan pesona pantai yang khas. Suasana alami yang belum banyak dijejali oleh turis asing, seolah menjadi penanda beda pantai ini dengan pantai-pantai di Bali. Ini tentu memberi nuansa tersendiri bagi para pengunjung. Tak aneh, pantai ini kini dijadikan tujuan alternatif baru para wisatawan yang merindukan suasana kesenyapan alami yang menentramkan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-sengigigi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-95" style="border: 1px solid black;" title="pantai sengigigi" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-sengigigi.jpg" alt="pantai sengigigi" width="500" height="333" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan pengunjung di pantai ini, seperti berenang, bermain air, menyelam, snorkeling, berjemur, dan bermain–main membuat istana pasir. Jika mentari sore telah mulai meredup, wisatawan dapat juga meluangkan waktunya untuk sekedar berjalan santai dengan bertelanjang kaki menelusuri pinggir pantai, duduk di hamparan pasir dengan mangamati biru-hijau air laut, atau bersantai di gerai hotel pinggir pantai sembari menunggu sunset tiba. Bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekedar bermain air, disarankan untuk lebih berhati-hati, karena di pinggir pantai banyak terdapat karang-karang runcing yang cukup membahayakan kaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Senggigi, sempatkanlah mengamati Pura Batu Bolong. Saat berjalan menyusuri pinggir Pantai Senggigi, kurang lebih sekitar setengah jam, wisatawan akan menemukan sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di pinggir pantai. Pura inilah yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Pura Batu Bolong. Menurut legenda setempat, dahulu kala di pura ini sering diadakan pengorbanan seorang perawan, sebagai sajian makanan untuk Ikan Hiu yang tinggal di pantai. Legenda lain mengatakan, pura ini juga merupakan tempat para wanita menerjunkan dirinya ke laut karena patah hati.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pura-batu-bolong.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-97" style="border: 1px solid black;" title="pura batu bolong" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pura-batu-bolong.jpg" alt="pura batu bolong" width="500" height="296" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Hal lain yang menarik untuk dilakukan adalah menyusuri Senggigi pada malam hari, khususnya saat purnama tiba. Pengunjung akan menemui banyak orang/warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir Senggigi untuk terapi kesehatan. Mereka mengubur sebagian atau seluruh tubuh sampai leher selama 2—3 jam, sembari mendengarkan deburan ombak yang memecah kesunyian. Terapi ini diyakini masyarakat sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pegel linu hingga kelumpuhan. Jika tertarik dengan aktivitas ini, wisatawan dapat ikut bergabung dan mencobanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk urusan perut, wisatawan dapat mencoba kelezatan jenis-jenis hidangan/sajian makanan khas Lombok di restoran-restoran yang berjajar rapi di pinggir pantai. Harganya bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000 per orang (Desember 2008). Tentu, bersantap ria di pinggir pantai diterangi semburat cahaya bulan dan dihibur oleh orkestra debur ombak pantai sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja. Yang tak kalah menarik, wisatawan jangan sampai lupa untuk mencicipi sajian makanan khas Lombok yakni Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung. Hampir tiap restoran di Pantai Senggigi, atau di Lombok secara umum, menyediakan sajian masakan ini. Sambil menyantap Ayam Taliwang atau Plecing Kangkung, wisatawan akan dihibur dengan kesenian khas Lombok, berupa musik dan tari. Bahkan jika tak keberatan, pengunjung juga boleh ikut menari bersama dalam nuansa kegembiraan dan kekeluargaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, untuk oleh-oleh, wisatawan juga jangan lupa membeli mutiara dan kain tenun dengan berbagai motif dan warna. Mutiara yang telah dirangkai menjadi perhiasan yang indah dan menawan mata ini banyak ditemui di kios-kios pinggir pantai. Namun, jika berkeinginan untuk merangkai sendiri mutiara-mutiara ini, wisatawan bisa membeli butiran mutiara polos. Mutiara polos ini biasanya dijajakan dalam bentuk kalung yang terdiri dari banyak mutiara. Mutiara-mutiara tersebut dapat disusun sendiri sesuai bentuk perhiasan yang diinginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah puas menikmati keindahan alam Pantai Senggigi, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisatanya menuju tempat-tempat wisata yang tak jauh dari lokasi pantai, antara lain, tiga Gili (pulau kecil): yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Pantai Kerandangan, dan Pantai Batu Layar. Batu Layar adalah tempat suci bagi para penganut Islam Wetu Telu di Pulau Lombok (suku Sasak).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-lombok-night.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-100" style="border: 1px solid black;" title="senggigi lombok night" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-lombok-night.jpg" alt="senggigi lombok night" width="500" height="333" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Lokasi</strong><br />
Pantai Senggigi terletak di sebelah barat laut Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Akses</strong><br />
Menuju kawasan Pantai Senggigi cukup mudah, karena telah ada pelabuhan dan bandara di Pulau Lombok. Apabila bertolak dari Pulau Bali, wisatawan dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Jarak tempuh ini bisa dipangkas apabila menggunakan pesawat terbang dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Selaparang di Mataram (Ibu Kota NTB), yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain dari Pelabuhan Karang Asem, wisatawan juga dapat berangkat dari Pelabuhan Padang Bay di Bali menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok. Dalam perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan juga munculnya ikan lumba-lumba yang saling berkejaran mengikuti kapal. Perjalanan Padang Bay—Lembar dengan kapal feri memakan waktu sekitar 4 jam. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Mataram. Dari Kota Mataram, Pantai Senggigi berjarak 11 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan taksi dan kendaraan umum lainnya.</p>
<p>Selain jalur laut, wisatawan juga dapat menuju Pantai Senggigi dengan menggunakan jalur penerbangan udara dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Dengan menggunakan pesawat terbang dari salah satu kota tersebut, wisatawan akan sampai ke Bandara Selaparang, Mataram. Dari bandara ini wisatawan dapat langsung menuju kawasan Pantai Senggigi.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-beach-lombok.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-99" style="border: 1px solid black;" title="senggigi beach lombok" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/senggigi-beach-lombok.jpg" alt="senggigi beach lombok" width="333" height="500" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Akomodasi dan  Fasilitas Lainnya</strong><br />
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain. Selain itu, di kawasan pantai ini juga banyak dijumpai restoran, cafe, bar, pasar terbuka, deretan warung suvenir dan cenderamata, mushola, toilet umum, lahan parkir, dan lain-lain. Pantai senggigi adalah pantai indonesia yang memang layak untuk dijadikan tempat wisata pantai.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber tulisan:wisatamelayu<br />
Sumber foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/ndoetz/tags/senggigi/" target="_blank">nduts photo</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-senggigi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-94" style="border: 1px solid black;" title="pantai senggigi" src="http://www.pasirpantai.com/wp-content/uploads/2009/10/pantai-senggigi.jpg" alt="pantai senggigi" width="500" height="333" /></a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+senggigi+lombok/" title="pantai senggigi lombok">pantai senggigi lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+senggigi/" title="pantai senggigi">pantai senggigi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+senggigi+di+lombok/" title="pantai senggigi di lombok">pantai senggigi di lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+pantai+di+lombok/" title="pantai-pantai di lombok">pantai-pantai di lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/lokasi+pantai+senggigi/" title="lokasi pantai senggigi">lokasi pantai senggigi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+sengigi+lombok/" title="pantai sengigi lombok">pantai sengigi lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/lombok+pantai+senggigi/" title="lombok pantai senggigi">lombok pantai senggigi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/wisata+pantai+senggigi/" title="wisata pantai senggigi">wisata pantai senggigi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+sengigi/" title="pantai sengigi">pantai sengigi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pantai+pantai+lombok/" title="pantai-pantai lombok">pantai-pantai lombok</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.864 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/pantai-senggigi-lombok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lombok dan Gili-gilinya, Indah&#8230;</title>
		<link>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/lombok-dan-gili-gilinya-indah/</link>
		<comments>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/lombok-dan-gili-gilinya-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 12:48:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PasirPantai.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[senggigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pasirpantai.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[
Sepanjang hari bersahabat dengan kemacetan di kota Jakarta, berangkat ngantor mata hari blon terbit trus pulang mata hari sudah tenggelam ya itulah kegiatan saya sehari-hari menyambung hidup di kota Metropolitan, mencari sesuap nasi dan segepok uang untuk biaya jalan-jalan ambil cuti keluar dari rutinitas kantor.
Setelah cape ber 17an Agustus di Bali saya dan beberapa teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="../wp-content/uploads/2009/09/kuta-lombok.jpg"><img style="border: 1px solid black;" title="kuta lombok" src="../wp-content/uploads/2009/09/kuta-lombok.jpg" alt="kuta lombok" width="500" height="327" /></a><p class="wp-caption-text">Pantai Kuta Lombok</p></div>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sepanjang hari bersahabat dengan kemacetan di kota Jakarta, berangkat ngantor mata hari blon terbit trus pulang mata hari sudah tenggelam ya itulah kegiatan saya sehari-hari menyambung hidup di kota Metropolitan, mencari sesuap nasi dan segepok uang untuk biaya jalan-jalan ambil cuti keluar dari rutinitas kantor.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah cape ber 17an Agustus di Bali saya dan beberapa teman yang dari Jakarta memang sudah siap untuk melanjutkan liburan ke Lombok siap-siap mau ke Bandara Ngurah Rai untuk take off ke Lombok, Koper-koper dititipkan di Rental Car langganan kami, kebetulan rental car langganan saya ini sudah terpercaya dan biasa saya pakai kalau tiap tahun cuti ke Bali. Selain nggak mau ribet-ribet nenteng koper kami juga nggak mau repot-repot balik dari Lombok nenteng barang-barang kami yang bakalan numpuk bersama oleh-oleh yang lain dari Lombok bila kami balik lagi ke Bali. Rencana sih emang kami di Lombok hanya 3 hari 2 malam dan kembali lagi ke Bali untuk 3 hari 2 malam sebelum kembali ke Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berbekal tas jinjing biasa isi 2 potong pakean (+ lengkap), dompet, kamera dan 1 botol kecil air minum mineral saya dan  3 orang teman dan tourist2 asing (yg orang local cuma kami didalam pesawat) sampai dengan selamat di Airport Selaparang, Mataram, Lombok. Sebagi info untuk teman-teman, perjalanan dari Denpasar ke Lombok cuma makan waktu 15 menit by Merpati Airline.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Airport kami sewa taxi (nggak pake Argo) jadi setelah tawar2an jadilah kami menuju salah satu hotel di daerah Senggigi hanya dengan harga 50ribu, takut kelamaan tawar2an karena sampai di Lombok kami sudah sore dan takut kemalaman di jalan (maklum yang jalan cewek semua). Sebetulnya sih kasian juga ngasih 50ribu karena ternyata dari Airport ke hotel cukup jauh dan menyusuri jalan yang agak terjal (seperti jalan Puncak Pass, Jawa Barat) pula. Sekali lagi kami sampai di hotel dengan selamat, waktu menunjukkan jam 18:30, Lombok sudah sudah terlihat sepi, jadi ingat kata adik saya yang pernah ber honeymoon ke Lombok katanya kalo udah jam 7 malam Lombok so quite ?</p>
<p style="text-align: justify;">Hari per 1 di Lombok, sambil nunggu di jemput oleh travel yang akan membawa kami dinner Ayam Taliwang (makanan Khas Pulau Lombok) kami check in dan masukin tas jinjing pakean kami ke kamar masing2.</p>
<p style="text-align: justify;">Lombok ternyata memang so quite, perjalanan dari hotel kami tidak melihat keramaian cuma di rumah makan Ayam Taliwang tempat kami dinner terlihat ramai, ada beberapa rombongan (orang2 Indonesia) yang sedang asik menyantap Ayam Taliwang Bakar dan Pelecing Kangkungnya diiringi decak mulut yang lagi kepedesan sambil melahap terus sambel Beberuk Terongnya……heeemmmm…yammyyy…. terasa air liur saya dirongga mulut  mambayangkan makanan yg kami pesan belum juga Tidak beberapa lama kemudian makanan pesanan kamipun datang, dambil menyantap hidangan kami berbincang-bincang bersama Tour Leader kami membicarakan acara kami besok berwisata sekitar Lombok, Gili Trawangan + Gili Meno. Jam 9 malam kami kembali ke hotel, istirahat agar besok jam 9 pagi segar kembali karena mau menjelajahi Senggigi dan 2 Gili lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ke 2 di Lombok, jam 9 pagi kami di jemput oleh Travel dan dibawa ke Senggigi untuk naik perahu menuju Gili Trawangan yang indah. Kapal kami tidak terlau besar dan tidak terlalu kecil juga. Menurut Tour Guide kapal tersebut bisa muat 8 orang sudah termasuk 1 orang Juru Mudi dan 1 orang Tour Guide.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili1.jpg" alt="" width="508" height="381" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili2.jpg" alt="" width="506" height="379" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perjalanan kami disuguhi pemandangan alam yg indah, selain bukit2 yang dihiasi pohon kelapa kami juga menjumpai bentuk-bentuk Karang yg indah, lumayan besar dan muncul dipermukaan air. Rasanya hati ini tentram dan mata ini sejuk sekali, bayangin aja yang dilihat ya laut yg lepas dan luas serta bukit2 yang hijau beda banget sama Jakarta yang isinya Gedung-gedung tinggi, Mobil, Motor yang banyaknya sudah melebihi laler di pasar tradisional, Bus, dan kemacetan yang tiap hari selalu ada dan tetap ada.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili3otwmeno.jpg" alt="" width="520" height="390" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jam 11 waktu setempat kami sudah sampai di Gili Trawangan, Gili yang bagi saya sudah lumayan ramai tapi tetep indah pemandangan lautnya, saying saya nggak ikutan teman-teman yang lain snorkeling melihat pemandangan laut, bukan takut kulit jadi hitam tapi walaupun saya sangat  cinta yang namanya pantai tapi sebetulnya saya takut dengan laut, lucu ya…Saya cuma duduk-duduk berbincang-bincang bersama Tour Guide kami mendengarkan dia cerita tentang Lombok dan Gili Trawangan &amp; Gili Meno.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili4pemnadangan.jpg" alt="" width="515" height="386" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah puas snorkeling saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Gili Meno tempat yang lebih sepi tapi pantainya tidak kalah indah dari Gili Trawangan…. heemmm..tempat ini rasanya cocok untuk honeymoon dech…..Yang saya heran kenapa tourist-tourist asing itu tahan ya berjemur sampe jam 2 siang? Bukankah sinar UVnya udah tidak bagus untuk kulit dan bisa menyebabkan Kanker Kulit? Saya perhatikan mereka enjoy-enjoy aja tuch menikmati matahari kita. Mungkin sanking napsunya mau cepet-cepet coklat kali ya kulitnya biar sama seperti kulit kita, lucu dan aneh ya…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili5pantaisaron.jpg" alt="" width="512" height="384" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jam 4 sore kami kembali ke darat untuk berburu oleh dari Lombok, yaitu belanja Mutiara, Manisan Rumput Laut yg rasanya bermacam-macam (ada rasa Jagung, Sirsak, Nanas), Telor Asin (ini oleh2 Khas Lombok, katanya telor Asin Lombok lebih nikmat dari Telor Asin dari Brebes), Madu Lombok dan Susu Kuda Liar (yang ini saya tidak suka). Kami tidak sempat ke Desa tempat Tenun Songket khas Lombok dan mengunjungi Desa Masyarakat Sasak karena keterbatasan waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ke 3 di Lombok, kami habiskan waktu menikmati pemandangan di belakang hotel. Kebetulan kolam renangnya berdekatan dengan pantai. Kami jalan-jalan sambil menikmati matahari dan lembutnya pasir yang berwarna hitam sepanjang pantai dengan pemandangan gubuk2 atau warung2 dengan pohon kelapanya yg subur dan indah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gilipantaisaron3.jpg" alt="" width="514" height="684" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gilipantaisaron2.jpg" alt="" width="513" height="385" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://community.kompas.com/photo/image/gili6.jpg" alt="" width="515" height="687" align="middle" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jam 11 kami harus meninggalkan hotel dan Lombok menuju Bandara Selaparang untuk kembali ke Ngurah Rai, Bali.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Selamat tinggal Lombok dan Gili2nya yang cantik, kami berharap tahun depan bisa datang lagi karena mau berburu Kain Tenun ciri khasmu, doakan ya&#8230;.. And I’m coming Bali as usul you are the best for my holiday in Indonesia, 7 hari 6 malam rasanya kurang untuk istirahat di Bali dan Lombok.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Note : Salam kenal buat teman-teman Kokiers semua ya…</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>ditulis oleh: Saras &#8211; Jakarta<br />
Sumber: kompas community</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Foto: saras<br />
Header foto: </em><a id="contextLink_stream89952386@N00" href="http://www.flickr.com/photos/christian_bachellier/">Christian Bachellier</a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+wisata+lombok/" title="foto wisata lombok">foto wisata lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+pemandangan+pantai/" title="foto pemandangan pantai">foto pemandangan pantai</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+pemandangan+lombok/" title="foto pemandangan lombok">foto pemandangan lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pemandangan+lombok/" title="pemandangan lombok">pemandangan lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/gambar+indah+waktu+pagi/" title="gambar indah waktu pagi">gambar indah waktu pagi</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/foto+liburan+d+lombok/" title="foto liburan d lombok">foto liburan d lombok</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pemandangan+di+ntb/" title="pemandangan di NTB">pemandangan di NTB</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/pemandangan+gili+trawangan/" title="pemandangan gili trawangan">pemandangan gili trawangan</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/perjalanan+indah+dihiasi+pemandangan/" title="perjalanan indah dihiasi pemandangan">perjalanan indah dihiasi pemandangan</a>, <a href="http://www.pasirpantai.com/search/poto+pemandangan+d+pantai/" title="poto pemandangan d pantai">poto pemandangan d pantai</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.312 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pasirpantai.com/balintb/lombok/lombok-dan-gili-gilinya-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
