Pulau Adonara, Flores – NTT

Rating: 82 out of 100, by 61 users
Uniknya pantai adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTT

Adonara adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa tenggara, yakni di sebelah timur Pulau Flores. Luas wilayahnya 509 km², dan titik tertingginya 1.676 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores di sebelah utara, Selat Selor di selatan (memisahkan dengan Pulau Solor), serta Selat Lowotobi di barat (memisahkan dengan Pulau Flores.

Secara administratif, Pulau Adonara termasuk wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Adonara merupakan satu di antara dua pulau utama pada kepulauan di wilayah Kabupaten Flores Timur. Adonara dahulu merupakan sebuah kerajaan yang didirikan pada tahun 1650.

Secara umum, masyarakat di pulau Adonara bertani. karena kondisi geografisnya..pertanian disini adalah pertanian lahan kering. Hasil utama dari pertanian ini yaitu..jagung, ubi atau singkong serta tanaman perkebunan seperti kelapa, tembakau, vanili, coklat dan cengkeh.

Pulau Adonara merupakan bagian dari Kabupaten Flores Timur dengan ibukota kabupaten yaitu Larantuka. Kabupaten Flores Timur sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu Flores Daratan (ujung timur pulau Flores),

Pulau Adonara dan Pulau Solor. Pulau Adonara terdiri dari 8 kecamatan, yaitu :

  • Kecamatan Adonara
  • Kecamatan Adonara Barat
  • Kecamatan Adonara Tengah
  • Kecamatan Adonara Timur
  • Kecamatan Ile Boleng
  • Kecamatan Kelubagolit / Klubagolit
  • Kecamatan Witihama / Watihama
  • Kecamatan Wotan Ulumado

Selain sistem pemerintahan negara, di Adonara juga terdapat sistem pemerintahan berdasarkan suku. Di dalam sebuah suku terdapat seorang kepala suku. Selain kepala suku, ada juga sekelompok masyarakat yang turut berperan dalam sistem pemerintahan adat yaitu kaum bangsawan atau dalam bahasa Lamaholot disebut Ata Kebelen.

pantai adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTT
Kecantikan yang Terpendam di NTT, Pulau Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTT

Kepala suku memegang peranan dalam hal upacara adat, menjatuhkan sanksi adat, dan hal-hal lain yang lebih bersifat spiritual. Sedangkan para Ata Kebelen biasanya memegang tampuk kekuasaan pemerintahan (seperti kepala dusun, kepala desa, lurah atau camat). Di antara keduanya terjalin hubungan yang baik dan tidak saling melangkahi kewenangan masing-masing.

Sejarah

Sejarah lokal Adonara terdokumentasikan dari abad keenam belas, ketika para pedagang dan misionaris Portugis mendirikan pos di dekat Pulau Solor. Pada saat itu Pulau Adonara dan pulau-pulau di sekitarnya dibagi di antara penduduk pesisir yang dikenal sebagai Paji, dan penduduk pegunungan yang disebut Demon. Para Paji mudah menerima Islam, sementara Demon cenderung di bawah pengaruh Portugis.

Wilayah Adonara milik Paji mencakup tiga kerajaan, yaitu Adonara (berpusat di pantai utara pulau), Terong dan Lamahala (di pantai selatan). Bersama dengan dua kerajaan di Pulau Solor, Lohayong dan Lamakera, mereka membentuk sebuah persekutuan yang disebut Watan Lema (“lima pantai”). Watan Lema bekerja sama dengan VOC pada 1613 dan ditegaskan pada 1646. Kerajaan Adonara sendiri sering permusuhan dengan Portugis di Larantuka, Flortes, dan tidak selalu taat kepada Belanda.

Pada abad kesembilan belas, penguasa Adonara di utara memperkuat posisinya di Kepulauan Solor; saat itu, ia juga menjadi penguasa bagian timur Flores dan Lembata. Wilayah Demon berdiri di bawah kekuasaan kerajaan Larantuka, yang berada di bawah kekuasaan Portugis sampai tahun 1859, ketika wilayah tersebut diserahkan pada Belanda. Kerajaan Larantuka dan Adonara dihapuskan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1962.

Raja Adonara

Menurut sejarah lokal, keturunan dari raja-raja Adonara ini adalah termasuk :

  • Foramma, sekitar 1650
  • Balawamma, 1675
  • Buli I, 1681 – 1682 (or 1691)
  • Eko – 1688, (dibunuh oleh orang dari pegunungan) 1688. Saudara dari:
  • Gogok 1702
  • uring sebelum 1710 – 1719. (Putra dari Buli I dan ayah dari Buli II)
  • Buli II 1719 setelah 1756
  • Lakabella Jo 1832
  • Begu – dibunuh pada 28 Juli 1850.
  • Pela (ng) 1850 – 1857.
  • (Lakabella) Jo 1857 – 1868.
  • Kamba Begu 1868 – 1893
  • Bapa Tuan, Raja sementara pada tahun 1893 selama 6 bulan.
  • Arkiang Kamba ( Arakang ) 1893 – 18 Desember 1930
  • Gela (mengambil alih kekuasaan ayahnya Bapa Tuan)
  • Bapa Ama ( Bupati dengan Gelar Kapitan 1930 – 1 Desember 1935, ditahan seumur hidup sebelum 24 April 1936 dan dikirim ke Kupang. Putera dari saudara perempuan Kamba Begu)
  • Raja Nuhung Bapa 1915, setelah 1950  Putera dari Gela
  • Bapa Nuhur, Bupati 1936-1940-an selama pemerintahan Raja Nuhung Bapa
  • Raja Bapa Gela, 1905
  • Bapa Kaya, Bupati 1940-an – 12 januari 1954 selama pemerintahan Raja Bapa Gela
  • Mohamad Eke (tidak mengambil gelar Raja 1954, diangkat sebagai asisten selama pemerintahan Bapa Kaya dan juga sebagai Kapitan Adonara, 1929, 1985. Cicit dari Raja Jo)

Adonara adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, yakni di sebelah timur Pulau Flores. Luas wilayahnya 509 km², dan titik tertingginya 1.676 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores di sebelah utara, Selat Solor di selatan (memisahkan dengan Pulau Solor), serta Selat Lowotobi di barat (memisahkan dengan Pulau Flores.

Secara administratif, Pulau Adonara termasuk wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Adonara merupakan satu di antara dua pulau utama pada kepulauan di wilayah Kabupaten Flores Timur.

Wisata

Pariwisata di Adonora yang belum berkembang dan belum tereksploitasi. Tetapi di satu sisi, hal ini menyimpan berkah selama perjalanan dengan ingin menikmati alam yang benar-benar masih perawan.

Untuk dapat menuju ke Adonara, kita harus terlebih dulu transit di Kupang ataupun Maumere. Jika waktu menjadi salah satu pertimbangan, Anda dapat langsung melakukan perjalanan menggunakan penerbangan pesawat Transnusa ataupun Susi Air yang terbang langsung dari Kupang ke Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur.

Namun, bila waktu Anda lebih longgar dan ingin menikmati pemandangan alam Flores yang terkenal sebagai Pulau Bunga, bisa menaiki pesawat ke Maumere. Perjalanan Maumere-Larantuka memakan waktu sekitar 4 jam.

Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhkan keindahan alam khas Si Pulau Bunga. Di mana jalan yang berliku berpadu dengan hamparan bukit hijau kekuningan. Dari Larantuka, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan kapal motor ke Waiwerang yang menjadi kota terbesar di Adonara.

Wisata alam yang ditawarkan di Adonara cukup beragam, mulai dari gunung sampai pantai ada. Pulau Adonara, mempunyai banyak pantai dan bahkan belum diberi nama yang jelas dan belum diurus layaknya tempat wisata.

Jangan berharap ada gerbang masuk tempat wisata yang layak disertai berbagai fasilitas, seperti makanan dan minuman. Semua harus kita siapkan sendiri. Infrastruktur jalan di lokasi ini juga sudah cukup baik, meski belum mencakup seluruh daerahnya.

Karena pulau yang tidak terlalu luas, kita dapat menikmati banyak pantai dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, tidak disarankan untuk snorkeling ataupun diving di sini. Larangan ini ada karena lokasi lepas pantai yang ada di antara Pulau Flores dan Lembata, sering terdapat pusaran arus dan arus bawah yang deras.

Banyak turis yang datang ke Adonara sebagai tambahan wisata saat mengikuti acara Semana Santa saat perayaan Paskah di Larantuka. Ada juga traveler yang transit sebelum pergi ke desa perburuan ikan paus di Lembata. Dengan sedikit usaha menembus hutan dan jalanan yang berbatu, kita tidak akan menyesal karena pantai pasir putih Adonara siap menyambut kita.

 

Galeri foto dari konten tentang Pulau Adonara, Flores – NTT

Ada 7 potret di dalam Pulau Adonara, Flores – NTT konten. Klik thumbnail dibawah ini untuk melihat semua 7 potret high-res.

Deburan Ombak Di Pulau Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTTKecantikan yang Terpendam di NTT, Pulau Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTTKondisi Pantai Pulau Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTTpantai adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTTPesisir Pantai Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTTSuasana Senja Di Perairan Adonara - NTT : Pulau Adonara, Flores – NTT
Diposting pada 17 September 2014 - Oleh tanzil - Kategori NTT.
Tag: Objek Wisata Pulau Adonora, gua, Akomodasi di Adonora, Keindahan Alam NTT, kulineer di Adonora, Kawasan wisata Flores, lembata .

Apa pendapatmu tentang Pulau Adonara, Flores – NTT

Tinggalkan Komentarmu soal Pulau Adonara, Flores – NTT Dibawah ini:

Artikel Terbaru:

Bajo Pulo ( Pulau Bajo ), Sumb
Nusa tenggara Barat tidak hanya punya Gili Trawang dan Gili Nanggu. Provinsi ini ...

Pulau Buluh, Batam – Kepulau
Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan Kota Batam sebagai Ibu ...

Pantai Tanjung Bemban, Batam
Berbicara tentang wisata bahari di Pulau Batam memang tidak akan pernah ada habisnya. ...

Pantai Sadranan Menakjubkan di
Pantai Sadranan berada di daerah Wonosari, Gunung Kidul, +/- 70km dari Jogjakarta. Jalur ...

Gabung Yuk dengan Komunitas Pecinta Pantai Indonesia di FB, Klik Like:

Lokasi Pantai di Indonesia

Topik Populer

Pantai Populer

Pantai Teupin Layeu dan Pantai Teupin Si
Pantai Anyer Carita Banten dan Akomodasi
Pulau Doom, Sorong – Papua
Pantai Randusanga Indah, Brebes – Jawa
Surga Dunia di Karimun Jawa
Gili Tangkong, Lombok – NTB
Pantai Krakal Gunung Kidung – Kein
Pulau Buabua, Halmahera Barat – Ma

Indek Artikel : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z - 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Indek Gambar : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z - 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Semua artikel pada web ini adalah hak cipta dari pasirpantai.com, atau sumber lain yang dicantumkan.
Semua gambar, foto dan video pada web ini adalah hak cipta dari pemiliknya.