Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku

Rating: 85 out of 100, by 136 users
pantai wai ipa yang masih asri - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku

Kepulauan Maluku dan Maluku Utara banyak terdapat pantai-pantai indah dan cantik yang belum banyak diketahui oleh masyarakat di Indonesia. Uniknya, kekayaan wisata pantai yang begitu banyak menjadikan warga kepulauan di provinsi tersebut bisa berwisata kapanpun mereka mau karena jaraknya yang dekat sekali dengan rumah tinggal mereka. Selain itu, banyak pantai yang belum dikelola secara komersial sehingga keasriannya dan bentang alamnya masih terjaga.

Akomodasi dan Akses Menuju Objek Wisata Pantai Wai Ipa

Pantai Wai Ipa terletak di Pulau Sanana. Sanana merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara. Letak kabupaten ini berada di Barat Daya provinsi Maluku Utara, terdiri dari tiga pulau utama: Pulau Mangole, Taliabu, dan Sanana.

Objek Wisata Pantai Wai Ipa bisa dicapai dengan perjalanan laut yang jauh selama kurang lebih 17 jam dari Ternate memang harus ditempuh bila ingin mendatangi Pulau Sanana tempat Pantai Wai Ipa ini berada. Namun panorama menawan yang dimilikinya segera akan meng-eleminasi rasa lelah di perjalanan.

Pantai Wai Ipa bisa di raih dengan berkendara dari pusat kota Sanana. Kota ini bisa di datangi dengan menggunakan kapal laut. Dari Ternate, tariff penumpangnya dihargai 250 ribu rupiah per-penumpang. Jika ingin dapat suasana yang lebih nyaman dan kamar yang lebih bersih biasanya penumpang menambah 150 ribu dan bisa tidur di kamar ABK (anak buah kapal).

Dari pelabuhannya, angkutan umum yang juga biasa di pakai para warga akan menyinggahi pasar fogi. Di pasar tradisional ini petualangan bisa dilanjutkan dengan menggunakan ojek hingga tiba di pantai yang tidak memungut biaya masuk tersebut.

Untuk bermalam, di Sanana sudah terbangun beberapa penginapan dan hotel kelas melati. Bangunannya rata-rata berdiri di kawasan pelabuhan. Salah satu hotel yang bisa jadi rujukan adalah Hotel Desi Indah. Kamar bersihnya ditawarkan seharga 200 ribu per-malamnya.

Berada di dekat pelabuhan yang penuh dengan penjual makanan dan toko kelontong memberikan kemudahan bagi tamu-tamu hotel ini bila ingin mencari makan atau belanja barang kebutuhan. Desi Indah juga berdiri tak jauh dari sebuah benteng Belanda, tempat bangsa itu mempertahankan diri dari serbuan anak-anak negeri.

Wisata

Wai Ipa juga menggenggam birunya perairan yang jernih. Bentang pantainya yang landai di selimuti kerikil-kerikil yang ramah bagi telapak kaki. Pesona pulau Buru dan Mangole yang menantang paparan mata turut melambatkan waktu bila kita berdiri di hamparannya. Sirna sudah derap laju dan hiruk-pikuk kota, yang ada hanya keheningan dan ketenangan semata.

Pantai Wai Ipa bisa di raih dengan berkendara dari pusat kota Sanana. Dari pelabuhannya, angkutan umum yang juga biasa di pakai para warga akan menyinggahi pasar fogi. Di pasar tradisional ini petualangan bisa dilanjutkan dengan menggunakan ojek hingga tiba di pantai yang tidak memungut biaya masuk tersebut.

Namun bagi anda yang tinggal di kota-kota besar di pulau Jawa seperti di Jakarta atau Surabaya, keasrian dan keaslian milik pantai-pantai tersebutlah yang menjadikannya sebagai destinasi wisata yang unik. Semakin jarang terjamah, maka semakin menarik untuk di kunjungi.

Bila kebetulan berkunjung ke Maluku Utara, pantai Wai Ipa teramat sayang untuk dilewatkan. Pantai ini membentang di daratan Sanana, yang merupakan ibukota dari Kab. Kepulauan Sula. Kabupaten ini sendiri dihuni oleh tiga pulau yaitu Sanana, Mangole dan Taliabu.

Ketiganya ‘mengapung’ di belahan barat Maluku Utara. Dari ketiga daratan tersebut, Sanana adalah pulau terkecil. Sanana juga dilingkupi oleh perairan Laut Banda yang juga menjadi pembatas pulau ini dengan pulau Buru, daratan yang menjadi bagian dari wilayah provinsi Maluku.

Sanana sendiri menyimpan kearifan yang masih asli. Puluhan bangunan masjid menghiasi sudut-sudut kotanya. Di sini nilai-nilai Islam menaungi kegiatan warga nya di setiap waktu. Seiring lantunan ayat suci berkumandang di tengah hari, rumah makan dan toko-toko menutup pintu bagi pembelinya.

Kendaraan bermotor dan angkutan kota turut mematikan mesinnya. Warga menghentikan kegiatan mereka untuk bersiap beribadah. Di hari Jumat, kedamaian lebih terasa lagi. Ayat suci berkumandang sejak jam 11 pagi, dan aktivitas berhenti 2 jam sejak tengah hari.

Di petang hingga malam hari, aktivitas warga berhenti sejak pukul 5 sore hingga pukul 8 malam. Di waktu-waktu ini warga kotanya beribadah sholat Ashar, Maghrib hingga Isya. Mengisi perut baiknya di lakukan setelah pukul 8 karena warung-warung makan dan toko swalayan tertutup.

Kuliner

pantai wai ipa   maluku - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku
pantai wai ipa yang masih asri - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku

Di Wai Ipa, angin laut yang menghembus kepulauan Maluku menggiring aroma wangi pisang goreng yang dijual di bawah gubuk-gubuk beratap anyaman daun-daun kering. Wanita-wanita pesisir yang menggerus adonan bumbu rujak menjadi pemandangan menarik untuk dipotret dalam kenangan serta dibingkai jadi menu menyenangkan bagi sebuah perjalanan.

Seduhan hangatnya kopi yang telah berbaur dengan gula aren dan jahe dalam segelas Guraka jadi sajian yang turut dihidangkan oleh pantai ini. Gerusan kacang kenari di dalam gelasnya ikut mempertebal citarasa gurih di lidah penikmatnya. Kuliner cair ini mengingatkan kita pada Sarraba di Makassar atau Ambon. Pembeda resepnya hanya keberadaan santan di dalamnya.

Oleh-oleh khas maluku

Madu lokal adalah oleh-oleh terbaik yang bisa dibawa pulang dari Sanana. Perbukitan di daratan Sanana telah menjadi tempat tinggal bagi lebah-lebah hutan penghasil madu terbaik. Khasiatnya terasa dan rasanya nikmat. Madu asli terlihat dari warnanya yang gelap dan kental.

Aromanya juga manis dan segar. Madu sejenis ini tak mengundang semut meski tertumpah. Di Sanana, madu asli di dalam botol mineral di tawarkan seharga 250 hingga 300 ribu*. Bila harganya lebih murah, keasliannya mesti dipertanyakan.

 

Galeri dari posting tentang Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku

Ada 4 potret di dalam Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku posting. Klik thumbnail dibawah ini untuk melihat semua 4 potret high-res.

pantai wai ipa   maluku - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Malukupantai wai ipa yang masih asri - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Malukupantai wai ipa - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Malukulaut banda - Maluku : Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku
Diposting pada 24 August 2014 - Oleh tanzil - Kategori Maluku.
Tag: Gambar Pantai Wai Ipa, hutan, wisata alam, indah, wisata pantai, wisata bahari, Keindahan Alam Maluku .

Apa pendapatmu tentang Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku

Tinggalkan Komentarmu soal Pantai Wai Ipa, Sula – Maluku Dibawah ini:

Artikel Terbaru:

Pulau Bacan, Halmahera Selatan
Indonesia memang negeri yang kaya. Kekayaan tak hanya pada sumber daya alamnya, melainkan ...

Pantai Jumiang, Madura –
Pantai Jumiang – Eksotika alam Pulau Madura, memang memiliki potensi yang cukup besar ...

Pantai Baloiya, Kota Banteng &
Berdekatan dengan ibukota kabupaten nya, kota Bantaeng, pasir putih terhampar sepanjang 300 meter ...

Pantai Air Cina, Kupang –
Jauh di ujung barat pulau Timor kurang lebih, 42 km dari Kota Kupang, ...

Gabung Yuk dengan Komunitas Pecinta Pantai Indonesia di FB, Klik Like:

Lokasi Pantai di Indonesia

Topik Populer

Pantai Populer

Pantai Cermin Serdang Sumatera Utara
Pantai Talise, Palu – Sulawesi Tengah
Pantai Carocok Painan nan Rancak di Rana
Raja Ampat yang Mempesona
Pantai Kukup Gunung Kidul Yogyakarta
Gili Lampu, Lombok – NTB
Pantai Bugel Panjaitan, Kulon Progo R
Pantai Rajegwesi, Banyuwangi – Jaw

Indek Artikel : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z - 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Indek Gambar : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z - 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Semua artikel pada web ini adalah hak cipta dari pasirpantai.com, atau sumber lain yang dicantumkan.
Semua gambar, foto dan video pada web ini adalah hak cipta dari pemiliknya.